Kemenkominfo Bekali Pegiat KIM Wawasan Pencegahan COVID-19


 PAMEKASAN HEBAT
- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia membekali para pegiat Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) se-Jawa Timur tentang wawasan pencegahan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus corona melalui organisasi kelompok informasi masyarakat yang mereka bina.

Sebanyak 166 pegiat KIM dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur bergabung dalam kegiatan yang dikemas dalam acara webinar bertajuk "Protokol Web Seminar Se-Provinsi Jawa Timur, Adaptasi Kebiasaan Baru: Disiplin Pakai Masker, Tetap Produktif dan Aman COVID-19" ini.

Seminar daring ini dengan menggunakan aplikasi zoom ini menghadirkan tiga orang narasumber, yakni Dirjen IKP Kementerian Komunikasi dan Informatika RI Prof  Dr Widodo Muktiyo, Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr Daeng M Faqih, SH, MH, dan Tim Pakar Satgas COVID-19 Dewi Nur Aisyah, SKM, M.Sc.


Webinar yang dipandu Duhita Mardiana dimulai dengan pembacaan tata tertib webinar. Diantaranya harus mendaftar melalui link yang telah dibagikan, menggunakan aplikasi zoom dan mengikuti simulasi kegiatan webinar yang telah digelar sehari sebelumnya.

Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik saat menyampaikan pengarahan menjelaskan, tujuan web seminar itu untuk meningkatkan wawasan dan mengoptimalkan fungsi kelompok informasi masyarakat yang ada di Jawa Timur.

Jawa Timur merupakan satu-satunya provinsi di Indonesia yang memiliki banyak kelompok informasi masyarakat dan berperan aktif dalam ikut menyebarkan informasi yang mendidik kepada publik di Jawa Timur.

"Di era pelaksaan adaptasi normal baru ini, KIM memiliki peran penting untuk ikut mendidik publik tentang pentingnya mentaati protokol kesehatan i era adaptasi normal baru ini," kata Helmy dari DITT KKKP.

"KIM Pamekasan Hebat" merupakan satu dari puluhan KIM peserta webinar yang digelar Diskominfo Jawa Timur bersama Kemenkominfo RI dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19 dan mensosialisasikan adaptasi kebiasaan baru kali ini.

Ada empat orang yang mengikuti webinar kali ini, yakni Abd Aziz, Fathol Arifin, Moh Hasanuddin dan Nauval Obbet.

"Kami berkepentingan untuk mengikuti seminar ini, karena konsen kami memang pada upaya membantu pemerintah dalam ikut mensosialisasikan pencegahan COVID-19 ini," kata Ketua KIM Pamekasan Abd Aziz.

Bahkan, sambung dia, sejak pandemi COVID-19, KIM Pamekasan Hebat juga telah bergabung dengan organisasi profesi wartawan di Pamekasan, yakni Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan mendirikan Posko Wartawan Pamekasan Peliput COVID-19. (PAMEKASAN HEBAT)


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »