Bank Jatim Dukung Program 10.000 Pengusaha Baru Bupati Pamekasan


PAMEKASAN HEBAT
- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menerima bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Jatim dan bantuan ini sebagai bentuk dukungan pada program Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, yakni membantu 10.000 pengusaha baru guna meningkatkan ekonomi masyarakat di wilayah itu.

Bantuan berupa peralatan untuk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang diserahkan Kamis (27/8/2020) itu senilai Rp411 juta di Mandhepa Agung Ronggosukowati, Pamekasan.

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam dalam sambutannya mengatakan, penyerahan CSR dari Bank Jatim dapat menginspirasi pihak perbankan lainnya untuk turut andil dalam menuai kebaikan di Kabupaten Pamekasan.

Menurutnya, saat ini Pemkab Pamekasan sedang berikhtiar untuk mewujudkan beberapa program prioritas, diantaranya menciptakan 10 ribu Wirausaha Baru, dan program ini telah tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). 

"Pelatihan kepada wirausaha baru ini tentunya dalam rangka memberdayakan SDM lokal untuk kemudian mampu menjadikan Pamekasan bisa berdaya saing," katanya. 

Pemkab Pamekasan, juga akan menyediakan dana 'channel link' kerjasama dengan pihak bank, setelah alat-alat bantuan CSR tersebut mampu dikelola dengan baik. 

Dana tersebut, nantinya akan berupa pinjaman dengan bunga 6 persen, dengan rincian  1 persen ditanggung oleh peserta dan 5 persennya akan ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Pamekasan. 

"Jadi kira-kira seluruh peserta itu nanti kalau pinjam Rp10 juta cukup bayar bunga  Rp100 ribu selama 1 tahun," katanya.


Pemkab selanjutnya akan mengawasi untuk memastikan bahwa seluruh peserta wirausaha baru benar-benar memanfaatkan bantuan tersebut.

"Jadi nanti alatnya jangan dijual ya, tapi harus dipergunakan untuk berproduksi," ucap politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu. 

Ia juga juga berjanji akan mengupayakan pasar offline dan online, untuk memudahkan penjualan produk produk lokal di Kabupaten Pamekasan. 

Hal itu, sambung "Ra Baddrut" sapaan akrab Bupati Pamekasan Baddrut Tamam itu, merupakan niat baik pemkab dalam rangka mendorong lahirnya beberapa pengusaha baru untuk mengurangi pengangguran. 

"Tentunya kita juga berharap agar para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) bisa memiliki semangat yang sama dengan para pelaku UMKM lokal dan warga pamekasan untuk mewujudkan Pamekasan Hebat," tuturnya. 

Sementara, Direktur TI dan Operasi Bank Jatim Tonny Prasetyo menyampaikan, bantuan peralatan UMKM yang diserahkan itu bisa bermanfaat untuk warga Pamekasan. 

Menurutnya, pemberian CSR dari Bank Jatim tidak lepas dari dukungan Pemkab Pamekasan terhadap kemajuan Bank Jatim Cabang Pamekasan. 

Dukungan Pemkab kepada Bank Jatim Pamekasan tentu diharapkan hingga masa yang akan datang, sehingga ada timbal balik berupa CSR kepada para wirausaha baru dan pelaku UMKM.

"Kami siap mendukung ikhtiar Kabupaten Pamekasan untuk menjadi kabupaten hebat yang salah satunya adalah meningkatkan sektor perekonomian masyarakat," ungkapnya.

"Bank Jatim ini juga milik Pamekasan, tidak hanya milik pusat," katanya, menambahkan.

Hadir dalam acara tersebut Direktur TI dan Operasi Bank Jatim Tonny Prasetyo, Wakil Bupati Pamekasan Raja'e, Pimpinan Bank Jatim Cabang Pamekasa Firman Iswahyudi. (A1/HS/PAMEKASAN HEBAT)



Membentuk Generasi Qurani di Tengah Pandemi COVID-19


PAMEKASAN HEBAT
- Pemerintah Kabupaten Pamekasan tetap menggelar Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) XXIX tingkat kabupaten meskipun dalam kondisi pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), sebagai upaya untuk mewujudkan cita ideal tatanan masyarakat Pamekasan, yakni membentuk generasi qur'ani.

Acara yang digelar selama tiga hari itu dibuka oleh Wakil Bupati Pamekasan Raja'e di Lapangan Nagara Bhakti Mandhepa Agung Ronggosukowati Pamekasan, Selasa (11/8/2020) dan ditutup oleh Bupati Baddrut Tamam pada Kamis (13/8/2020).

Wabup Raja'e dalam sambutannya kala itu menjelaskan, pelaksanaan MTQ XXIX itu merupakan titik awal menyongsong dan mempersiapkan generasi-generasi hebat guna mempersiapkan MTQ tingkat Jawa Timur dan Nasional.

Mantan Kepala Desa Bujur Barat, Kecamatan Batumarmar ini juga mengapresiasi seluruh jajaran dewan hakim, guru dan panitera serta pendamping pada acara MTQ yang dibuka pada kala itu.

"Karena terus terang, jika kita pikir bersama-sama, cukup lama mereka melatih dan membimbing agar para peserta ini betul-betul menjadi generasi hebat dan bisa membanggakan kita semua," kata mantan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pamekasan itu, menjelaskan.

Ia juga berharap, MTQ XXIX tersebut bisa melahirkan generasi-generasi hebat dan luar biasa. Yakni generasi Hafidz yang mengerti dan dapat membumikan Alquran di setiap perilaku, dan tindakan dalam kehidupan sehari-hari.

MTQ XXIX yang diikuti sebanyak 440 peserta untuk 10 cabang lomba itu meliputi, 1), Tartil Quran, 2). Tilawatil Quran, 3). Murattal,  4). Muwajjad/ Tajwidil Quran, 5). Hifdzil Quran, 6). Fahmil Quran, 7). Syarhil Quran, 8). Musabaqah Khattil Quran (MKQ), 9). Tafsir Quran, dan 10). Makalah Ilmiah Alquran.

Protokol Kesehatan

MTQ XXIX kali ini berbeda dengan MTQ yang digelar pada tahun-tahun sebelumnya. MTQ yang digelar di tengah pandemi COVID-19 yang sedang melanda 219 negara di dunia termasuk di Indonesia, khususnya di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur mengharuskan panitia menerapkan protokol kesehatan, guna mencegah penyebaran virus corona.

Masing-masing peserta, guru pendamping, panitia dan tamu undangan diwajidkan menerapkan protokol kesehatan, seperti mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir, menggunakan masker, dan handsanitizer, serta selalu menjaga jarak.

Tim Satuan Gugus Tugas (Satgas) Percegahan dan Penanganan COVID-19 Pemkab Pamekasan diterjunkan di berbagai titik kegiatan pelaksanaan lomba, baik di kantor Pemkab Pamekasan, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) maupun di Kampus Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Madura yang menjadi tempat pelaksanaan berbagai cabang lomba pada MTQ XXIX tersebut.

Jumlah kasus yang terkonfirmasi positif, dan sebaran kasus positif COVID-19 menjadi pertimbangan khusus bagi panitia penyelenggara untuk memperketat pelaksanaan dan penerapan protokol kesehatan.

"Ini semua kami lakukan, sebagai bentuk antisipasi. Pemkab dan Satgas COVID-19 Pamekasan tentu tidak ingin kegiatan ini justru menjadi wadah penyebaran COVID-19, makanya, protokol kesehatan kita tetapkan dengan sangat ketat," kata Juru Bicara Satgas COVID-19 Pemkab Pamekasan Sigit Priyono dalam keterangan pers yang disampaikan kepada media kala itu.

Puluhan petugas gabungan dari unsur tim medis, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), tim pemadam kebakaran, serta petugas dari Pamekasan Call Care (PCC) disiagakan selama pelaksanaan MTQ berlangsung. Selama pelaksanaan, kegiatan berjalan lancar dan tidak ditemukan adanya gangguan yang berarti, hingga acara penutupan digelar

Bupati Baddrut Tamam Tutup MTQ

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menutup secara resmi kegiatan itu pada 13 Agustus 2020 dan menyerahkan hadiah kepada para peraih juara di Lapangan Nagara Bhakti depan Mandhepa Agung Ronggosukowati, Pamekasan.

Pemimpin muda itu mengapresiasi semua pihak yang telah terlibat dalam mensukseskan pelaksanaan MTQ XXIX sehingga dapat terlaksana dengan baik. "Selamat dan sukses atas terselenggaranya MTQ ke-19 di kabupaten ini, mudah-mudahan setelah MTQ ini semangat mengaji semangat untuk kemudian berakhlak yang Qurani tetap menancap dalam pikiran kita semua," ucap "Ra Baddrut" sapaan akrab Bupati Pamekasan Baddrut Tamam ini.

"Mudah-mudahan MTQ yang hari ini kita tutup bisa terus menginspirasi anak-anak muda tidak hanya menghafal tetapi juga menjalankan amaliah Qurani," katanya, menambahkan.

Selepas sambutan, kemudian Bupati memberikan tropi kepada para peraih juara dari masing-masing cabang yang dilombakan.

Dari 440 peserta yang berperan aktif pada MTQ XXIX kali ini sebanyak 141 peserta diantaranya berhasil meraih juara, dari 10 cabang yang dilombakan, dengan jumlah juara terbanyak dari Kecamatan Palengaan yakni 59 orang, sehingga kecamatan ini tercatat sebagai juara umum pada ajang gelaran MTQ Kabupaten Pamekasan ke-29 kali ini. 

Selengkapnya, berikuti data-data peraih juara MTQ XXIX yang digelar di Lapangan Nagara Bhakti Mandhepa Agung Ronggosukowati Pamekasan mulai tanggal 11 hingga 13 Agustus 2020:



Tartil Quran Anak-Anak (Putera)

1). Moh. Gufron Holis Hidayat

2). Moh. Romirrohman

3). Wildan Fahmi Azizi


Tartil Quran Anak-Anak (Puteri)

1). Izah Zahrotul Sholihah

2). Farhatus Sholihah

3). Nuriarul Azmaniyah


Tilawatil Quran Anak-Anak (Putera)

1). Aslam Tsamar Qalby

2). Moh. Suffan Husen

3). Khoirul Anwar


Tilawatil Quran Anak-Anak (Puteri)

1). Nazeeva Olianisa Arsy

2). Syarkirin Nikmah Arif

3). Ifroatul Laili


Tilawatil Quran Remaja (Putera)

1). Rizal Umami

2). Salman Al-Farisi

3). Abdul Adim


Tilawatil Quran Remaja (Puteri)

1). Memes Linda Ayu

2). Imroatul Rozaniyah

3). Mar'atus Sholehah


Tilawatil Quran Dewasa (Putera)

1). Abdul Majid

2). Mamlu'

3). Lukman Hakim


Tilawatil Quran Dewasa (Puteri)

1). Diah Maghfiroh W.

2). Su'adah

3). Nidiyanti Indrayana


Murattal Remaja (Putera)

1). M. Ubaidillah Hanif

2). Fakhrur Rozi

3). Hasbi Assiddiqi


Murattal Remaja (Puteri)

1). Homairiyah

2). Siti zimanul Malufah

3). Mamluatus Shalihah


Murattal Dewasa (Putera)

1). Moh. Sholehoddin Abrori

2). Rofiud Darojat

3). Athollah Azziyad


Muwajjad Golongan Dewasa (Putera)

1). Moh. Hasin

2). Moh. Rasyid

3). Ach. Jamaluddin


Muwajjad Golongan Dewasa (Puteri)

1). Fithriyah R

2). Mahmudah


Hifdzil Quran 1 Juz (Putera)

1). Kadin Al-Fatiry

2). Affan Haidar Maulana

3). Moh. Ibnu Fajar Shodiq


Hifdzil Quran 1 Juz (Puteri)

1). Fatimah As Bahrah

2). Wardah Safira Dwi Renita

3). Wilda Fatihatul Aulia


Hifdzil Quran 5 Juz (Putera)

1). MH. Billie Elian

2). Iqbal Maulana

3). Moh. Fathur Riski


Hifdzil Quran (Puteri)

1). Darotul Jannah Alfirdaus

2). Nofita Indah Permatasari

3). Toyyibah


Hifdzil Quran 10 Juz (Putera)

1). Ahmad Mizmar

2). M. A. Ali Yusuf Al-Firdaus

3). Abd. Wafi


Hifdzil Quran 10 Juz (Puteri)

1). Nabila Ummal Faidah

2). Susmiyatun

3). Jumaiyatul Makkiyah


Hifdzil Quran 20 Juz (putera)

1). Ach. Farhan

2). Moh. Sufyan Abd. Hamid

3). Sobrun Adi Pratama


Hifdzil Quran 20 Juz (Puteri) 

1). Nikmatul Wafiroh

2). Tifatul Jamaliyah

3). Subaidah


Hifdzil Quran 30 Juz (putera)

1). Ansori Qolbu

2). Moh. Fathor Rifqi

3). Moh. Ilham Arifin


Hifdzil Quran 30 Juz (Puteri)

1). Lutfiyah

2). Mufarrohah


Fahmil Quran (Putera)

1). Muhammad Rhadorru' Ila Robby

1). Syaiful Rahman

1). Yayan Afriyanto

2). Moh. Aisil Amany

2). Moh. Dzaky Firmansyah

2). Hasbullah Afif Salsabila

3). Alfan Khoirunufus

3). Muhammad Lailur Rahman

3). Muhammad Khoirul Anam


Fahmil Quran (Puteri)

1). Najiah

1). Aisyatul Mufarrofah

1). Nihatun Nadifah

2). Izzah Diana Mumtaz Al-Razi

2). Jamiatun Nadya

2). Holifatul Maufiroh

3). Mutmainnah

3). Siti Maimunah

3). Syauqiyatul Izzah


Syarhil Quran (Putera)

1). M. Jailani

1). Moh. Abqori Hisan

1). Irwan Firdaus

2). Hairiyanto

2). Ghufron

2). Habiburrahman

3). Zaiful Bahri

3). Moh. Qutbi

3). Abd. Rasyid


Syarhil Quran (Puteri)

1). Kurratul Aini

1). Sitti Royhanah

1). Intan Ayu Safitri

2). Fadail Adabina Minnie

2). Dea Alfiana Kumala N

2). Layna Mardhatillah

3). Darratul Jannah Alfirdaus

3). Sitti Marhomatul Saidah

3). Mifayun Auliya Mardhotillah


Musabaqah Khattil Quran (MKQ) Golongan Dekorasi (Putera)

1). Moh. Imron

2). Kuryadi

3). Ahmad Hadid


Musabaqah Khattil Quran (MKQ) Golongan Dekorasi (Puteri)

1). Maulidiyah

2). Sutinah

3). Yeni Fitriya


Musabaqah Khattil Quran (MKQ) Golongan Komputer (Putera)

1). Tolhah Adi Ilham

2). Fakhur Rozi

3). Khairul Anam


Musabaqah Khattil Quran (MKQ) Golongan Komputer (Puteri)

1). Shafiyah

2). St. Arifatul Mutmainnah

3). Zulfa An-Najah


Musabaqah Khattil Quran (MKQ) Golongan Mushaf (Putera)

1). Mujiburahman

2). Mohammad Kholili

3). Ahmad Maghfur


Musabaqah Khattil Quran (MKQ) Golongan Mushaf (Puteri)

1). Fatimatur Rahmah

2). Halimatus Sa'diyah

3). Siti Rifqotus Sholihah


Musabaqah Khattil Quran (MKQ) Golongan Naskah (Putera)

1). Fathul Mu'in

2). Bahrul Ulum

3). Isbat Ali


Musabaqah Khattil Quran (MKQ) Golongan Naskah (Puteri)

1). Mutimmatul Farhah

2). Indrawati

3). Baqiyatus Solehah


Tafsir Bahasa Indonesia (Putera)

1). Syainal Abidin

2). Feri Firdaus

3). Ahmad Syafi'i


Tafsir Bahasa Indonesia (Puteri)

1). Atiqur Rahmah

2). Waddah


Tafsir Bahasa Inggris (Putera)

1). Ahmad Syaifuddin

2). Yudistira


Tafsir Bahasa Inggris (Puteri)

1). Lailatul Isnaini


Tafsir Bahasa Arab (Putera)

1). Ubaidillah

2). Agung Maulana


Makalah Ilmiah Alquran (Putera)

1). Hasan Abrori

2). M. Fakhruddin Al-Rozi


Maklaah Ilmiah Alquran (Puteri)

1). Winda Ayu Safitri

2). Imamah Al Musyarrafah  (A1/HS+AS/PAMEKASANHEBAT)



Kemenkominfo Bekali Pegiat KIM Wawasan Pencegahan COVID-19


 PAMEKASAN HEBAT
- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia membekali para pegiat Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) se-Jawa Timur tentang wawasan pencegahan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus corona melalui organisasi kelompok informasi masyarakat yang mereka bina.

Sebanyak 166 pegiat KIM dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur bergabung dalam kegiatan yang dikemas dalam acara webinar bertajuk "Protokol Web Seminar Se-Provinsi Jawa Timur, Adaptasi Kebiasaan Baru: Disiplin Pakai Masker, Tetap Produktif dan Aman COVID-19" ini.

Seminar daring ini dengan menggunakan aplikasi zoom ini menghadirkan tiga orang narasumber, yakni Dirjen IKP Kementerian Komunikasi dan Informatika RI Prof  Dr Widodo Muktiyo, Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr Daeng M Faqih, SH, MH, dan Tim Pakar Satgas COVID-19 Dewi Nur Aisyah, SKM, M.Sc.


Webinar yang dipandu Duhita Mardiana dimulai dengan pembacaan tata tertib webinar. Diantaranya harus mendaftar melalui link yang telah dibagikan, menggunakan aplikasi zoom dan mengikuti simulasi kegiatan webinar yang telah digelar sehari sebelumnya.

Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik saat menyampaikan pengarahan menjelaskan, tujuan web seminar itu untuk meningkatkan wawasan dan mengoptimalkan fungsi kelompok informasi masyarakat yang ada di Jawa Timur.

Jawa Timur merupakan satu-satunya provinsi di Indonesia yang memiliki banyak kelompok informasi masyarakat dan berperan aktif dalam ikut menyebarkan informasi yang mendidik kepada publik di Jawa Timur.

"Di era pelaksaan adaptasi normal baru ini, KIM memiliki peran penting untuk ikut mendidik publik tentang pentingnya mentaati protokol kesehatan i era adaptasi normal baru ini," kata Helmy dari DITT KKKP.

"KIM Pamekasan Hebat" merupakan satu dari puluhan KIM peserta webinar yang digelar Diskominfo Jawa Timur bersama Kemenkominfo RI dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19 dan mensosialisasikan adaptasi kebiasaan baru kali ini.

Ada empat orang yang mengikuti webinar kali ini, yakni Abd Aziz, Fathol Arifin, Moh Hasanuddin dan Nauval Obbet.

"Kami berkepentingan untuk mengikuti seminar ini, karena konsen kami memang pada upaya membantu pemerintah dalam ikut mensosialisasikan pencegahan COVID-19 ini," kata Ketua KIM Pamekasan Abd Aziz.

Bahkan, sambung dia, sejak pandemi COVID-19, KIM Pamekasan Hebat juga telah bergabung dengan organisasi profesi wartawan di Pamekasan, yakni Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan mendirikan Posko Wartawan Pamekasan Peliput COVID-19. (PAMEKASAN HEBAT)


Madura United Haruskan Semua Pemain Dirapid Test

PAMEKASAN HEBAT - Manajemen Madura United FC mengharuskan semua pemain melakukan rapid test atau tes cepat sebelum bergabung dalam latihan persiapan kompetisi lanjutan Liga 1 Indonesia 2020 ini.

Menurut Pelatih Madura United FC Rahmad Darmawan, pihaknya sudah menyampaikan ketentuan itu kepada para pemain dan tes cepat harus dilakukan sebelum mereka bergabung kembali dengan klub.

"Kami sudah minta kepada semua pemain untuk mempersiapkan diri untuk bergabung dalam latihan 20 Agustus nanti. Persiapan perlu dilakukan oleh semua pemain karena mereka harus mengikuti protokol kesehatan," kata "RD" sapaan karib Rahmad Darmawan dalam keterangan persnya yang disampaikan kepada media di Pamekasan, Jumat (14/8/2020).

Manajemen Madura United FC, sambung "RD" merencanakan akan menggelar tes cepat kepada semua pemain pada tanggal 18 hingga 19 Agustus 2020. [Baca Juga: Bupati Pamekasan Buka Batumarmar United 2019]

Pemain yang dinyatakan nonreaktif berdasarkan hasil tes cepat itu, maka bisa langsung bergabung untuk mengikuti latihan perdana yang rencananya akan digelar pada 20 Agustus 2020.

"Semula latihan direncanakan pada awal September. Atas banyak pertimbangan, baik dari Manajemen maupun pemain maka kita majukan," kata Rahmad Darmawan. [Baca Juga: Cara Mengetahui Wartawan Lulus Uji Kompetensi Dewan Pers]

Semua rangkaian latihan dan pertandingan nantinya akan digelar secara tertutup dengan tanpa kehadiran penonton. 

"Ini semata-mata untuk menjalankan protokol kesehatan COVID-19 bukan dalam rangka mengambil jarak dengan supporter. Penyesuaian ini juga menjadi salah satu pertimbangan dimajukannya latihan," kata Rahmad Darmawan, menjelaskan. (PAMEKASAN HEBAT)


Polisi-TNI di Pamekasan Canangkan "Pamekasan Bermasker"

PAMEKASAN HEBAT - Komandan Kodim 0826 Pamekasan Letkol Inf Tejo Baskoro dan Kapolres AKBP Teguh Wibowo, Kamis (13/8/2020), memimpin langsung pencanangan gerakan "Pamekasan Bermasker" sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di wilayah itu.

"Program ini juga dalam rangka mendukung program 'Jawa Timur Bermasker' serta sebagai bentuk implementasi dari instruksi Presiden RI," kata kapolres.

Ia menjelaskan, TNI dan Polri diberi amanat khusus untuk membantu pencegahan penyebaran COVID-19 sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Inpres yang ditetapkan di Jakarta pada 4 Agustus 2020 ini, dalam rangka memperkuat upaya dan meningkatkan efektivitas pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019 (COVID-I9) di seluruh daerah provinsi serta kabupaten/kota di Indonesia ini. [Baca Juga: Wabup Pamekasan Buka MTQ Ke-29]

Inpres ini ditujukan kepada, Para Menteri Kabinet Indonesia Maju, Sekretaris Kabinet, Panglima Tentara Nasional Indonesia, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Para Kepala Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Para Gubernur, dan Para Bupati/Wali kota di seluruh Indonesia.

"Pada pokoknya, TNI dan Polri diminta proaktif mengawal dan menegakkan disiplin dalam hal pelaksanaan protokol kesehatan, agar penyebaran COVID-19 bisa ditekan," kata kapolres.

Kapolres dan Komandan Kodim 0826 Pamekasan memimpin langsung kegiatan itu, mengimbau dan membagikan masker kepada para pengendara kendaraan bermotor yang melintas di depan kantor Mapolres Pamekasan.

Selain pimpinan kedua institusi itu, Wakil Bupati Pamekasan Raja'e juga hadir dalam acara pencanangan gerakan 'Pamekasan Bermasker' tersebut.

"Terima kasih atas komitmen dan kepedulian TNI dan Polri dalam berupaya menekan penyebaran COVID-19 melalui gerakan 'Pamekasan Bermasker' ini," ujar Raja'e. [Baca Juga: Bupati Pamekasan Fasilitasi Perdamaian Polres-PMII Terkait Kekerasan Unjuk Rasa]

Pencangan gerakan "Pamekasan Bermasker" ini merupakan kali kedua. Sebelumnya kegiatan serupa juga telah digelar tim gabungan, yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Pamekasan bersama Dinas Kesehatan dan Tim Penggerak PKK Pemkab Pamekasan.

"Melalui upaya sistemik dan melibatkan semua pihak ini kami berharap, penyebaran COVID-19 di Pamekasan bisa ditekan," kata wabup.

Sementara itu, berdasarkan data Satuan Gugus Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan COVID-19 di Kabupaten Pamekasan, hingga kini jumlah warga Pamekasan yang terkonfirmasi positif terpapar COVID-19 dan telah dinyatakan senbuh sebanyak 205 orang, dari total pasien positif sebanyak 255 orang.

Sedangkan, pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 dan masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Pamekasan sebanyak 23 orang, dengan jumlah pasien meninggal dunia sebanyak 27 orang. (PAMEKASAN HEBAT)



Wabup Ingin MTQ Ke-29 Jadi Medium Membangun Generasi Qur'ani

PAMEKASAN HEBAT - Wakil Bupati Pamekasan Raja'e membuka Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Ke-29 di lapangan Nagara Bhakti Mandhapa Agung Ronggosukowati Pamekasan, Selasa (11/8/2020) dan ajang ini diikuti oleh 440 peserta dari 13 kecamatan se-Kabupaten Pamekasan.

"Harapan tersebar dari pelaksanaan ini adalah lahirnya generasi muda Islam yang Qurani, dan terwujudnya nilai-nilai Islam di kalangan generasi muda bangsa ini," katanya saat menyampaikan sambutan di acara itu.

MTQ tingkat kabupaten ini sebagai ajang untuk mempersiapkan diri menyongsong MTQ Provinsi Jawa Timur pada tahun 2021 dan Kabupaten Pamekasan akan menjadi tuan rumah pada acara MTQ tingkat provinsi tersebut.

"Dengan demikian, MTQ tingkat kabupaten ini, bisa menjadi modal untuk MTQ Jatim 2021, dan mari semua peserta bersaing secara sehat untuk melahirkan generasi Qurani," kata Raja'e. [Baca Juga: Bupati Baddrut Tamam Ajak Umat Teladani Kesabaran Nabi Ibrahim]

Mantan Kepala Desa Bujur Barat, Kecamatan Batumarmar, Pamekasan ini lebih lanjut berharap, MTQ Ke-29 tersebut akan melahirkan para generasi yang luar biasa, yakni generasi yang hafidz, mengerti dan mengimplementasikan pesan moral Alquran dalam kehidupan yang sehari-hari, sesuai dengan jargon pembangunan di Kabupaten Pamekasan, yakni Gerakan Pembangunan Masyarakat Islami (Gerbang Salam)

"Dengan demikian, maka Gerbang Salam, harus menjadi semangat sekaligus, nilai dasar, dan cita ideal dalam mewujudkan tatanan masyarakat yang adil, makmur yang diridhoi oleh Allah SWT," kata mantan Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pamekasan ini. [Baca Juga: Wabup Pamekasan Ajak HMI Perkuat Nilai-Nilai Kepahlawanan]

Sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Pamekasan hadir dalam acara pembukaan itu. Antara lain, Sekretaris daerah (Sekda) Pemkab Pamekasan Totok Hartono, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Halifaturrahman, Kapolres AKBP Djoko Lestari, dan perwakilan dari Kodim 0826 Pamekasan.

Pembukaan MTQ Ke-29 ini ditandai oleh pemukulan beduk langsung oleh Wabup Raja'e didampingi Sekda Totok Hartono dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Pamekasan termasuk undangan dari Polres dan Kodim 0826 Pamekasan.

Sebelum pembukaan, Wabup juga menyerahkan santunan kepada anak yatim dan kegiatan itu memang menjadi kegiatan rutin pada setiap gelaran acara di lingkungan Pemkab Pamekasan.

MTQ Ke-29 kali yang akan dimulai tanggal 11 hingga 13 Agustus 2020 tersebut melombakan 10 jenis lomba. Antara lain Tilawatil Qur'an, Tartil Quran, karya Ilmiah dengan melibatkan 50 orang, yang terdiri dari panitera dan hakim lomba. [Baca Juga: Cara Mengetahui Wartawan Lulus Uji Kompetensi Dewan Pers


Protokol Kesehatan

Berbeda dengan ajang MTQ di tahun-tahun sebelumnya, pada MTQ Ke-29 kali ini, panitia menerapkan protokol kesehatan ketat. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang selanda melanda negeri ini, termasuk di Kabupaten Pamekasan.

Setiap peserta yang hadir di acara itu diharuskan menggunakan masker, baik panitia maupun peserta MTQ utusan dari 13 kecamatan di wilayah itu. Panitia juga bekerja sama dengan Satuan Gugus Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan COVID-19 Pemkab Pamekasan.

Semua peserta yang datang diminta menggunakan masker dan panitia menyediakan masker bagi peserta yang tidak mambawa masker, termasuk menyemprotkan handsanitiser, sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Nomor HK.01.07/MENKES/413/2020. [Baca Juga: KIM Pamekasan Hebat Gabung PWI Dirikan Posko COVID-19]

Apalagi, Kabupaten Pamekasan termasuk salah satu kabupaten di Pulau Madura dengan jumlah pasien positif terkonfirmasi COVID-19 yang tidak sedikit, yakni tercatat sebanyak 251 orang, dengan perincian jumlah pasien 203 orang, dalam perawatan 21 orang dan pasien positif yang meninggal dunia sebanyak 27 orang.

"Dasar inilah yang menyebabkan pelaksaan MTQ Ke-29 kali ini harus menerapkan protokol kesehatan ketat," kata Kabag Kesra Pemkab Pamekasan Halifaturrahman.

Namun demikian, "Mamang" sapaan karib mantan Kasi Seni Budaya pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemkab Pamekasan ini, pelaksanaan protokol kesehatan ketat pada MTQ Ke-29 kali ini tidak akan mengurangi makna hakikat kegiatan. Justru pelaksanaan protokol ketat, sebagai bentuk tanggung jawab bersama untuk menjaga dan mengantisipasi penyebaran COVID-19. (PAMEKASAN HEBAT).



Cara Mengetahui Wartawan Lulus Uji Kompetensi Dewan Pers

 

PAMEKASAN HEBAT - Saat ini jumlah wartawan semakin banyak seiring dengan banyaknya media daring, bahkan jenis perusahaan media massa tersebut, kini layaknya home industri. Kemudahan mengurus izin, dan didukung oleh akses media sosial, menjadi pendorong banyak orang, membuat media massa.

Akses kemudahan itulah yang juga menyebabkan akses menjadi seorang wartawan juga sangat mudah. Yang penting media itu memiliki orang yang bisa aktif dan melakukan pendekatan kepada pejabat.

Id Card dari media, menjadi modal bagi si wartawan media tersebut untuk bisa masuk ke berbagai lini. Yang penting bisa wawancara sebagaimana wartawan pada umumnya, mereka sudah menyandang predikat wartawan/jurnalis. Tak penting tulisan "ngawur" tak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar, yang penting ada karya berita yang disajikan, kendatipun hanya "copy paste" dari teman wartawan lainnya.

Dulu sebelum media massa marak, menjadi seorang wartawan sangat sulit. Calon wartawan harus menjalani masa uji coba lapangan selama enam bulan. Statusnya masih sebagai calon wartawan, dan belum berstatus sebagai wartawan. Beberapa media massa biasanya memberikan kode (c) bagi mereka yang masih magang di perusahaan media tersebut.

Tapi saat ini, beberapa media baru dengan mudah merekrut wartawan, tanpa melakukan seleksi ketat kepada para calon wartawannya. Yang memprihatikan, wartawan baru ini, terkadang diberi akses secara langsung untuk mengunggah berita yang ditulis di lapangan. Tak ada proses "editing", sehingga bisa dipastikan hasilnya juga banyak yang salah, baik dari sisi gramatika atau kaidah bahasa, ataupun dari sisi ketentuan kode etik jurnalistik.

Proses mengolah data dan analisis data, nampak sangat kurang, sehingga berita yang disajikan terkesan "hambar", tak bertuah atau "ambyar" dalam bahasa (alm) Dedi Kempot. Bahasa atau tulisan di media sosial, cenderung ditiru, sehingga peran media massa dalam memberikan pendidikan pada publik tidak ada, bahkan cenderung menyajikan kesalahan.

Wartawan-wartawan dadakan ini, biasanya lebih aktif dibanding wartawan yang sebenarnya. Lebih akrab dengan pejabat, karena yang dikedepankan adalah lobi, negosiasi, bukan profesionalisme. Mereka juga aktif mengirim link berita agar beritanya dibawa orang. Sehingga berita perlu disodorkan untuk dibaca, bukan dicari oleh pembaca melalui mesin penelusur. Tak penting apakah yang bersangkutan pernah belajar metodelogi penulisan karya ilmiah atau tidak. Yang penting bisa melobi dan soal tulisan bisa "meniru secara total".

Sebenarnya, meski jadi wartawan dadakan, apabila pernah belajar metodologi penelitian tidak jadi persoalan, karena basic menulis adalah pada metodologinya, tinggal menggali keterampilan menulis sesuai dengan style karya jurnalistik saja. Tapi yang juga ada di sebagian pekerja media tukang jual kopi juga bisa jadi wartawan, penjaga kantor juga bisa jadi wartawan, bahkan ada di salah satu kabupaten di Madura ini, tukang becak yang pendidikannya hanya lulusan SD, juga jadi wartawan.


Wartawan Lulus Uji Kompetensi

Sebagai sebuah profesi, menjadi wartawan sejatinya tidak mudah. Ada tahapan dan ujian yang harus dilalui sesuai dengan tingkatannya yang disebut uji kompetensi wartawan (UKW). Ujian ini dilakukan oleh Dewan Pers, yakni lembaga yang ditunjuk dan dibentuk oleh negara untuk memantau, dan meningkatkan profesionalisme pekerja media dan perusahaan media, termasuk organisasi profesi wartawan. [Baca Juga: Data Jurnalis di Kabupaten Pamekasan]

Caranya dengan mengakses situs resmi Dewan Pers pada laman dewanpers.or.id. Lalu, pilih "sertifikasi". Anda cukup mengetik nama wartawan dimaksud pada "search" di bagian kanan atas, maka akan tampil nama wartawan dimaksud apabila yang bersangkutan memang telah lulus uji kompetensi Dewan Pers.

Atau bisa juga dengan mengetik nama media, maka wartawan yang telah lulus uji kompetensi di media tersebut akan muncul secara otomatik. Di data dating pada website Dewan Pers ini juga dijelaskan, si wartawan ikut uji kompetensi dari mana. Misalnya melalui Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI) atau melalui Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), atau mengikuti uji kompetensi melalui masing-masing perusahaan media. [Baca Juga: KIM Pamekasan Hebat Gabung PWI Dirikan Posko COVID-19]

Jika namanya tidak muncul meski telah diketik di bagian "search" di situs Dewan Pers tersebut, maka wartawan dimaksud tidak lulus uji kompetensi Dewan Pers atau belum mengikuti uji kompetensi, karena yang diumumkan di situs itu hanya yang telah mengikuti uji kompetensi dan dinyatakan lulus oleh tim penguji. (PAMEKASAN HEBAT)